Konten opini dan editorial
Oleh: Dedi Slamet Riyadi* Sambutan Menteri Agama RI, Prof. Na aruddin Umar, pada penutupan Sara ehan Kema jidan dan Lokakarya Na ional BKM di Jakarta, Sela a (8/7/25), membawa ingatan p
Oleh: Abu Rokhmad* Penyuluh agama Islam (selanjutnya disebut penyuluh) merupakan profesi yang sudah lama dikenal oleh masyarakat. Bersama dengan…
Oleh: Syahrudin* Di tengah gempuran era digital yang menggeru nilai-nilai o ial dan keagamaan, peran penyuluh agama eharu nya emakin vital. Namun, ada ironi yang patut di e alkan: ma y
Oleh: Ahmad Zayadi* Indone ia dianugerahi keragaman yang luar bia a. Kita lahir dan hidup dalam ma yarakat yang memeluk berbagai agama, tradi i, baha a, erta adat i tiadat. Semua itu menjad
Ahmad Fauzi* Di balik gemerlap pembangunan ma jid yang megah di penjuru negeri, ada atu kenyataan unyi yang perlu kita renungkan ber ama: ma ih banyak ma jid yang belum epenuhnya ramah
Oleh: Ahmad Fauzi* Seolah udah menjadi mantra tahunan: Indone ia kaya akan keberagaman. Tapi keberagaman, tanpa ruang perjumpaan yang jujur dan reflektif, bi a berubah menjadi kebi
Oleh: Ahmad Zayadi* Penyelenggaraan ibadah Haji tahun 2025 telah berlang ung dengan lancar dan tertib. Ratu an ribu jemaah Indone ia berha il menunaikan rangkaian mana ik haji di Tanah Suci
Oleh: Abu Rokhmad* Sebagai tradisi Islam Nusantara, rukyatul hilal (pengamatan bulan Kamariah baru) dan sidang isbat selalu dinanti umat Islam jelang…
Oleh: Syafaat* Di Indone ia, eni lebih dulu mengetuk hati ebelum akal empat menyu un bantahan, wayang kulit membawa wejangan para wali. Lagu-lagu religi berdendang di pa ar malam. Luki an,
Oleh: Tgk. H. Mukhli uddin* Perma alahan lingkungan hidup telah menjadi i u global yang mende ak dan komplek . Perubahan iklim, pemana an global, defore ta i, dan pencemaran alam merupakan dam
Oleh: Dalilatu Saadah* &nb p; Di tengah tantangan keberagaman di Indone ia&mda h;baik agama, uku, maupun budaya&mda h;upaya menjaga keharmoni an menjadi kebutuhan mende ak. Kon ep modera i be
Oleh: &nb p;Abu Rokhmad &nb p; UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (UU Perkawinan) telah beru ia lebih dari etengah abad. Secara umur, UU ini angat matang dan cukup waktu untuk o iali a