Apresiasi Peserta Seleksi Imam Masjid UEA, Dewan Juri: Peserta Sudah Kuasai Materi

Jakarta, Bimas Islam -- Tes wawancara menjadi tahap yang cukup menegangkan dalam rangkaian Seleksi Imam Masjid untuk Uni Emirat Arab (UEA) 2023. Para peserta harus mengerahkan kemampuan terbaik untuk meraih satu tempat sebagai imam masjid di UEA.
 
Sesi wawancara dilakukan secara Luring, terdapat tiga ruangan yang masing-masing diisi tiga juri.
 
Dewan juri dan panitia telah menyiapkan kriteria penilaian yang komprehensif dan matang. Terdapat tiga kriteria yang disepakati dalam sesi wawancara ini, yaitu tahfid, fashohah, dan kemampuan bicara dengan bahasa Arab.
 
“Satu hari sebelum seleksi ini dimulai, dewan juri sudah membahas secara komprehensif, apa saja aspek penilaian dan materi yang akan dites,” ujar salah satu dewan juri, Salim Ghazali kepada wartawan, Jumat (12/5/2023) di Jakarta.
 
Sementara itu, salah satu juri bahasa Arab, Subhan Nur Mahmud mengatakan, para peserta sudah menguasai materi yang diujikan. Hal tersebut, menurutnya, dapat mendukung rencana penambahan jumlah imam yang akan dikirim ke UEA.
 
“Kualitas mayoritas peserta itu bagus, artinya peserta mendaftar dengan sungguh-sungguh, karena memang melihat kemampuan diri sudah mumpuni dari segi penguasaan materi,” ucap Subhan.
 
Hasil penilaian seleksi tahap kedua ini akan diumumkan pada 16 Mei 2023. Para peserta yang lulus dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni wawancara dengan para Syekh UEA di Jakarta, 20 hingga 22 Mei 2023.
الوسوم المتعلقة:
#InfoMasjid#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial FN · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua