Bahan Bacaan Berpengaruh Pada Cara Berpikir dan Bertindak

Mataram, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syairah (Urais dan Binsyar) Kemenag, Adib mengatakan, bahan bacaan sangat berpengaruh terhadap cara berpikir dan bertindak seseorang. Menurutnya, semakin banyak bacaan, semakin banyak pula wawasan yang diketahui.

Hal tersebut disampaikan Adib saat menutup Bimtek Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (Elipski) Akses Layanan Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (31/5).

“Bahan bacaan sangat berpengaruh terhadap perilaku seseorang. Bahan bacaan berpengaruh terhadap pola pikir dan bertindak seseorang,” terang Adib dalam acara yang juga dihadiri Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag, Abdullah Alkholis.

“Semakin banyak bahan bacaan seseorang, maka orang tersebut semakin luas pengetahuannya. Orang yang berwawasan luas, dia akan mencintai perdamaian. Orang tersebut juga akan menghargai perbedaan. Itulah salah satu ciri masyarakat yang berperadaban,” imbuhnya.

Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini mengatakan, dalam catatan peradaban dunia, manusia mengenal istilah zaman prasejarah dan zaman sejarah. Menurutnya, perbedaan paling mencolok antara zaman prasejarah dan zaman sejarah adalah tulis menulis.

“Disebut sebagai zaman prasejarah karena orang-orang yang hidup di zaman itu belum mengenal tulis menulis. Dan disebut zaman sejarah karena orang-orang yang hidup di zaman itu sudah mengenal tulis menulis,” katanya.

(Rendi)
الوسوم المتعلقة:
#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua