Berdayakan Kaum Difabel, Dirzawa Minta BAZNAS dan LAZ Susun Program Berbasis Data

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor meminta BAZNAS dan LAZ mempunyai data tentang jumlah masyarakat difabel di wilayahnya masing-masing. Hal ini disampaikan Tarmizi dalam kegiatan bertajuk Difabel Bisa Berkarya bersama LAZ Daarut Tauhid (DT) Peduli di Jakarta, Rabu (29/6/2022).

"Data ini penting untuk membuat program untuk kaum difabel ini. Karena bisa saja, tidak semua saudara kita yang difabel ini adalah mustahik," ujar Tarmizi.

Tarmizi mengatakan, untuk membuat program bantuan pemberdayaan umat harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat agar tidak salah sasaran. Hal ini, lanjutnya, sudah diterapkan oleh Kemenag melalui program Kampung Zakat.

"Misalnya, jika di suatu tempat itu kebanyakan para petani, maka berikan mereka cangkul, jangan dikasih kail pancing. Begitu juga bantuan untuk penyandang disabilitas, harus disesuaikan dengan kebutuhanbya," imbuhnya.

Tarmizi turut mengapresiasi LAZ DT Peduli yang telah menjadi pelaksana kegiatan dengan melibatkan sebanyak 30 peserta kaum difabel untuk diberikan pembinaan dan pelatihan.

"Saya pikir kegiatan ini sangat mulia sekali, semoga setelah kegiatan ini kita sudah mempunyai konsep program untuk pemberdayaan kaum difabel," pungkasnya.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua