Bermula dari Iseng Hingga Juara Internasional

Jakarta, Bimas Islam --- Aldi Fahmi Mustofa kecil tidak pernah punya niat menghafal Al-Quran 30 juz. Namun, tempat tinggalnya yang dekat Pondok Pesantren Al-Mukhlis, Lampung Tengah membuat anak kedua dari tiga saudara ini mulai tergerak menghafal secara serius.

"Awalnya iseng saja. Pingin menghafal karena melihat bapak-bapak mengaji di pondok pesantren. Baru saat masuk SMP saya mulai serius menghafal," ungkap Aldi, peserta Cabang Hafalan 30 Juz Musabaqah Hafalan Al-Qur'an dan Al-Hadits MHQH Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud Tingkat Nasional ke-14 Tahun 2022 di Hotel Millennium, Jakarta Rabu (23/3/22).

Di pondok pesantren itu, Aldi berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz selama 3 tahun. Ingin membuat kedua orang tuanya bahagia merupakan motivasi terbesar dalam menghafal.

"Pasti ada suka dan dukanya. Kalau ujian terberat dalam menghafal itu pergaulan dan ponsel," ungkapnya.

Saat merasakan berat dalam menghafal itu, Aldi membangkitkan semangat diri dengan mengingat tujuan awal. Keinginan membahagiakan kedua orang tua membuat mahasiswa semester IV Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir PTIQ Jakarta ini kembali bersemangat.

"Alhamdulillah, Allah berikan nikmat juara 3 Cabang 20 Juz pada MHQH Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud Tingkat Asean dan Pasifik Tahun 2019," pungkas Aldi.

Penulis: Pirman
Foto: Shandry F. N.
الوسوم المتعلقة:
#39#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua