Bimas Islam Bagikan 200 Al-Qur'an dan Buku Keagamaan di BSI International Expo

Jakarta, Bimas Islam — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama membagikan 200 mushaf Al-Qur’an terjemahan dan Yasin secara gratis kepada pengunjung BSI International Expo 2025. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) selama lima hari, Kamis–Minggu (26–30/6/2025).
 
Selain Al-Qur’an, Ditjen Bimas Islam juga mendistribusikan 447 buku keagamaan Islam serta 2.000 merchandise berupa kaus, botol minum, dan payung kepada pengunjung booth.
 
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammad Adib, menyampaikan bahwa pembagian Al-Qur’an dan buku keagamaan merupakan bagian dari upaya penguatan pemahaman Islam yang inklusif dan mencerahkan.
 
“Kami ingin agar setiap Al-Qur’an dan buku yang dibawa pulang tidak hanya dibaca, tetapi direnungkan dan menjadi panduan dalam beragama,” ujar Adib kepada wartawan, Senin (30/6/2025).
 
Ia menambahkan, BSI International Expo menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa Islam dapat berdialog dengan dunia modern. “Lewat expo tersebut, kami membawa pesan bahwa Islam terbuka dan bisa berdialog dengan dunia modern,” imbuhnya.
 
Adib menilai, distribusi Al-Qur’an dan buku bukan sekadar pemberian barang, melainkan bentuk investasi sosial jangka panjang. “Ini adalah bagian dari ekosistem yang lebih besar—di mana negara, melalui Kementerian Agama, berperan aktif membangun ketahanan spiritual masyarakat melalui informasi publik,” tegasnya.
 
Tercatat, sebanyak 1.300 orang mengunjungi booth Ditjen Bimas Islam selama pameran berlangsung.
 
Fn/Mr

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.