Cegah Kawin Anak dengan Nikah Sehati

Magelang, Bimas Islam -- Penyuluh Agama Islam KUA Candimulyo, Kabupaten Magelang, Azizah Herawati terus menyosialisasikan Gerakan Pencegahan Kawin Bocah (Gerceg Wincah). Gerakan ini merupakan salah satu upaya melahirkan generasi tangguh.

"Penyuluh Agama Islam bersama KUA terus bergerak menyosialisasikan kepada masyarakat. Jangan nikah di usia bocah, tapi ikutilah anjuran pemerintah yang sesuai ajaran agama dengan Nikah Sehati," ajak Azizah di Magelang, Rabu (7/9/22).

Nikah Sehati, imbuh Azizah, merupakan kependekan dari Nikah Sehat, Terencana, dan Mandiri. Pernikahan yang mengantarkan menuju sakinah, sambung Azizah, haruslah dipersiapkan dengan matang.

"Nikah dini bisa diminimalisir dengan membekali pengetahuan dan pemahaman agama yang benar, pendidikan budi pekerti kepada generasi muda, menciptakan lingkungan yang kondusif, dan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif," tambahnya.

Azizah mengajak berbagai komponen masyarakat untuk mencegah pernikahan dini. Ia menyebutkan tiga dampak negatif dari pernikahan yang dilaksanakan di bawah umur.

"Selain risiko kesehatan karena pasangan belum siap hamil, ada pula risiko kejiwaan karena mudah stres dan risiko sosial. Menikah di usia dini akan mengalami banyak ujian hingga berpotensi menjadi perbincangan tidak baik di masyarakat sekitar," pungkasnya.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#InfoNikah#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua