Cerita 'Menyeramkan' Aid Mustaqim Menyuluh di Lapas Nusakambangan

Cilacap, Bimas Islam --- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan terdengar angker bagi masyarakat Indonesia. Di dalamnya banyak dijumpai narapidana (napi) dengan beragam kasus yang menjeratnya, termasuk napi terorisme.

"Pertama kali masuk ke Lapas Nusakambangan itu hari Kamis di tahun 2013. Terasa 'menyeramkan'," ungkap Penyuluh Agama Islam Cilacap, Aid Mustaqim dalam Obrolan Seputar Soal Islam (Obsesi) Seri #11 secara virtual, Rabu (15/9/21).

Dalam Obsesi episode Mimbar Penyuluh Pola Penyuluhan Agama Islam Terhadap Napi Terorisme di Lapas Nusakambangan ini, Aid juga mengaku bingung untuk menentukan materi bimbingan dan penyuluhan yang akan diberikan.

"Akhirnya saya menyampaikan materi introspeksi dan refleksi diri. Model penyuluhan kolosal di Masjid Lapas," tambahnya.

Meski memberikan materi dengan bersemangat dan persiapan matang, Aid tetap merasa kecewa sekaligus bingung. Pasalnya, ada sekelompok orang yang sama sekali tidak peduli dengan materi yang dia sampaikan.

"Ada enam orang yang sedikit pun tidak tersentuh. Ternyata, mereka napi terorisme," tambah Aid seraya tertawa.

Seiring berjalannya waktu dan dukungan berbagai pihak, Aid terus menemukan pola bimbingan yang tepat setelah memahami berbagai persoalan hukum yang dialami para napi. Salah satu pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kemanusiaan dengan menyampaikan cerita-cerita sejarah.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#39#11#InfoMasjid#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua