Dirjen Bimas Islam Ajak Umat Islam Aplikasikan Iman dalam Kehidupan Sehari-hari

Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin mengatakan, keimanan seseorang harus direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, iman bukan hanya keyakinan dalam hati dan ucapan lisan saja.

Hal ini dijelaskan Dirjen saat menjadi narasumber pada Kajian Rutin Virtual Kitab Shahih Bukhari bertema 'Perubahan Arah Kiblat dan Pentingnya Masjid Al-Aqsa' yang ditayangkan secara daring melalui Youtube Bimas Islam TV, Ahad (20/2/2022).

"Iman itu tidak hanya sekadar percaya di dalam hati, tidak hanya sekadar diucapkan kemudian diyakini, tetapi iman harus diaplikasikan, direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Dirjen.

"Banyak sekali cabang-cabang iman, banyak sekali perilaku dan sikap beragama yang merupakan refleksi atau terjemahan dari keimanan kita," imbuh Dirjen.

Dirjen mengatakan, secara logika, refleksi keimanan seseorang mempunyai peran dalam membentuk kesalehan komunitas. Sehingga, kata Dirjen, komunitas Islam secara otomatis selalu merefleksikan perilaku sosial yang baik, membentuk keadaban publik, serta keadaban masyarakat.

"Dalam banyak hadis dijelaskan bahwa iman turut mempengaruhi bagaimana kita berperillaku sosial. Kita bukan hanya sebagai individu, tetapi anggota masyarakat, sebagai bagian dari umat, selalu merefleksikan keimanan dalam praktik kehidupan sosial kita," ujar Dirjen.

Menurut Guru Besar Ilmu Hadis di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ini, refleksi keimanan seharunya melahirkan keadaban publik yang baik dan positif. "Karena ajaran agama banyak sekali berbicara tentang keadaban publik," kata Dirjen.

Dirjen menegaskan, agama tidak hanya mengajarkan ibadah mahda, tetapi banyak sekali mengajarkan umatnya untuk menjadi individu yang merefleksikan keimanan dengan membentuk perilaku sosial yang baik. "Jadi iman harus juga diaplikasikan dalam kehidupan," kata Dirjen.

Kajian Rutin Virtual Kitab Shahih Bukhari yang digelar oleh Ditjen Bimas Islam ini telah mencapai seri ke-17. Kajian pekanan ini diikuti para Penghulu, Penyuluh Agama Islam, dan masyarakat umum.

(Rendi)
الوسوم المتعلقة:
#39#InfoMasjid#BinaSyariah#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua