Dirjen Bimas Islam: Ekosistem Wakaf Harus Diperbaiki

Depok, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, Indonesia memiliki potensi wakaf uang sebesar Rp180 triliun, namun pengumpulannya baru mencapai Rp819,36 miliar. Oleh karena itu, untuk menggapai potensi yang sangat besar, ekosistem wakaf harus diperbaiki.

“Potensi wakaf di Indonesia sangat dahsyat, namun ekosistem yang ada saat ini tidak maksimal. Artinya ekosistem wakaf yang ada perlu diperbaiki,” katanya saat membuka Pembinaan bertajuk ‘Spirit Berwakaf Uang Guna Kesejahteraan Umat’ di Depok, Kamis (10/6).

Dirjen menjelaskan, ekosistem wakaf memiliki poin penting, yaitu literasi, partisipasi masyarakat, dan pengelolaan wakaf. Kalau ketiganya dibenahi, potensi wakaf sebesar Rp180 triliun mudah tercapai.

“Hal utama yang perlu diperbaiki dari ekosistem wakaf adalah literasi. Tidak mungkin masyarakat berpartisipasi kalau kompetensi literasinya rendah,” ujarnya.

Poin berikutnya, lanjut Dirjen, partisipasi masyarakat. Menurutnya, jika literasi sudah diperbaiki, partisipasi masyarakat akan meningkat. Pasalnya saat ini wakaf belum menjadi budaya di tengah masyarakat.

“Saat masyarakat menjadikan wakaf sebagai budaya, potensi sebesar Rp180 triliun akan mudah tercapai,” ujarnya.

Poin terakhir adalah pengelolaan. Dirjen mengatakan, di sinilah peran Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU), bagaimana mengelola wakaf menjadi lebih baik lagi. Diperlukan inovatif dalam membuat program pengelolaan wakaf.

“LKSPWU bisa menyiapkan instrumen yang mudah dipahami agar masyarakat cepat menangkap,” pungkasnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Wakaf#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua