Dirjen Harap LKSPWU Kembangkan Endowment Fund

Depok, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin ingin, Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) yang telah ditetapkan Menteri Agama mengolah dana wakaf uang yang diterima menjadi endowment fund (dana abadi).

“Pengembangan dana abadi oleh LKSPWU dapat digunakan untuk pengembangan pendidikan, penelitian, dan peningkatan literasi masyarakat soal wakaf,” katanya saat membuka Pembinaan bertajuk ‘Spirit Berwakaf Uang Guna Kesejahteraan Umat’ di Depok, Kamis (10/6).

Dirjen mencontohkan, di Amerika, banyak perguruan tinggi menggunakan biaya dari dana abadi. Salah satunya Universitas Harvard. Sedangkan di Indonesia ada Unida Gontor dan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

“Penggunaan dana wakaf untuk pengembangan pendidikan adalah transformasi pengelolaan wakaf,” ujarnya.

Dirjen menyatakan, dana wakaf penting digunakan untuk pendidikan, karena pendidikan adalah simbol peradaban. Melalui pendidikan, masyarakat dapat diedukasi soal pentingnya wakaf, dan dapat meningkatkan kompetensi literasi masyarakat soal wakaf.

Pembinaan LKSPWU dihadiri Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat dan Wakaf Andi Yasri, Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Wida Sukmawati, Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat Muhibuddin, dan Kasubdit Pengamanan Aset Wakaf Zaenuri.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua