Disuntik Modal Kemenag, Omzet Warjok Teh Nina Naik Dua Kali Lipat

Kuningan, Bimas Islam --- Usai menjalani akad nikah pada 2017, Nina Fitriani membuka usaha warung. Terinspirasi dari posisinya di ujung, tepatnya di Dusun Manis RT 003/001 Desa Karamat Mulya, Kecamatan Ciawigebang, usaha yang diniatkan membantu perekonomian keluarga ini dinamai Warjok (Warung Pojok).

"Ingin membantu suami dan keluarga besar. Saat itu suami masih mencari pekerjaan," ungkap wanita yang akrab disapa Teh Nina ini kepada bimasislam, Senin (7/3/22).

Warjok Teh Nina berjalan dengan dagangan apa adanya. Keterbatasan modal membuatnya hanya menjual beberapa makanan ringan dan beberapa jenis minuman.

Sempat terpuruk, Teh Nina mengaku bersemangat saat mendapatkan informasi program KUA Percontohan Ekonomi Umat Kemenag. Ia mendapatkan informasi dari Kepala Desa Karamat Mulya.

"Langsung bersemangat dan mengajukan proposal. Alhamdulillah prosesnya mudah dan cepat. Tidak berbelit," terang wanita kelahiran Kuningan, 29 Mei 1993 ini.

Setelah bantuan cair, Teh Nina langsung menambah berbagai jenis dagangan di warung kebanggaannya. Bahkan, ia juga membuat aneka makanan rumahan yang disukai masyarakat.

"Bantuan senilai 10 juta digunakan untuk membeli perabotan dagang, barang dagangan, dan berkreasi menambah barang dagang seperti cilor, es kulkul dan banyak lagi lainnya," tambahnya.

Meski usahanya sangat dipengaruhi daya beli masyarakat sekitar yang cenderung stabil, Teh Nina mengaku mengalami peningkatan omzet.

"Barang dagangannya tambah banyak sehingga pembeli bertambah. Masih naik turun, tapi ada peningkatan. Awalnya sehari omzet 100 ribu rupiah, setelah mendapatkan tambahan modal dari Kemenag, alhamdulilah sehari bisa 200 ribu rupiah," pungkasnya sumringah.

Sebagai informasi, program KUA Percontohan Ekonomi Umat merupakan dukungan terhadap Revitalisasi KUA yang merupakan program prioritas Menag Yaqut Cholil Qoumas. Pada 2021, program ini menyasar 11 KUA dengan jumlah penerima sebanyak 10 orang setiap KUA.

Pada 2022, jumlah KUA Percontohan Ekonomi Umat mengalami kenaikan menjadi 25 KUA. Para penerima program ini mendapatkan bantuan senilai 10 juta rupiah yang dipergunakan untuk modal mengembangkan usaha dan membantu masyarakat bangkit dari pandemi Covid-19.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#InfoNikah#KUA#EkonomiUmat#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua