Jakarta, bimasislam --- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Syamsuari Firdaus yang merupakan Qori muda asal NTB meraih juara 1 pada MTQ Internasional ke-7 di Istambul, Turki, beberapa waktu lalu.
Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Selasa (28/5/2019), sekitar pukul 12.40 WIB hingga pukul 13.05 WIB.
Syamsuari yang mengenakan gamis biru dan memakai peci berwarna merah-putih datang bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Muhammadiyah Amin, diarahkan ke salah ruangan di Istana Merdeka.
Dalam ruangan tersebut, sudah ada Presiden Jokowi yang mengenakan batik coklat lengan panjang dan ditemani Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Saat bertemu Jokowi, Syamsuari langsung menjabat tangan dan mencium tangan presiden. Setelah itu, pertemuan pun berlangsung secara tertutup dari media.
Diketahui, Syamsuri sering mendapatkan prestasi, di antaranya Juara 1 Qori Nasional tahun 2012 kategori anak-anak yang dilaksanakan di ambon, Maluku.
Selanjutnya Syamsuri juga Juara 1 MTQ tingkat Internasional tahun 2013 yang dilaksanakan di Singapore. Kategori anak-anak, dan kini, Juara 1 MTQ Internasional tahun 2019 di Turki.
Sumber : tribunnews.com
Jokowi Undang Juara 1 MTQ Internasional di Istana Merdeka
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag Kaji Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ, Komisi VIII: Ayo Bangun Gelombang Penyadaran
Kemenag Kaji Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ, Komisi VIII: Ayo Bangun Gelombang Penyadaran
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT






