Kegiatan Magrib Mengaji Masih Jadi Tradisi Warga Kecamatan Serang Baru

Bekasi, Bimas Islam --- Semakin pesatnya perkembangan zaman tidak mengubah tradisi warga Kecamatan Serang Baru untuk menerapkan program Magrib Mengaji, khususnya kepada anak-anak. Hal ini disampaikan oleh Kepala KUA Serang Baru, Agus Sujadi saat dijumpai tim pemberitaan Bimas Islam, Jumat (26/11/2021).

Agus menyampaikan, dalam rangka menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat, KUA Serang Baru mempunyai para Penyuluh non PNS yang telah ditempatkan di masing-masing desa.

"Para Penyuluh non PNS ini sangat aktif dalam melakukan pembinaan majelis taklim, pengajian anak-anak, dan kegiatan keagamaan lainnya. Tradisi magrib mengaji ini juga masih terjaga dengan baik," tutur Agus.

Agus mencontohkan, saat peringatan Hari Santri Nasional lalu, kegiatan yang diadakan oleh Penyuluh non PNS sangat meriah yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Serang Baru dengan melibatkan para santri dari berbagai lembaga pendidikan agama.

"Untuk di Kecamatan Serang Baru memang tidak ada pondok pesantren yang besar, tapi kegiatan pengajian dari anak-anak, ibu-ibu, hingga bapak-bapak semuanya sangat aktif," ungkapnya.

Agus menambahkan, warga Kecamatan Serang Baru masih melestarikan budaya dan tradisi lokal meski sudah banyak para pendatang di wilayah tersebut karena termasuk dalam kawasan industri.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#KUA#PenyuluhAgama#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua