Kehadiran Penyuluh Agama Harus Jadi Solusi di Tengah Masyarakat

Jakarta, Bimas Islam --- Di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19, kehadiran para Penyuluh Agama harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pokjaluh Jakarta Utara, Adnan Mustofa Kamal saat dihubungi tim pemberitaan Bimas Islam, Rabu (22/9/2021).

Adnan menyampaikan, kesulitan ekonomi masyarakat sebagai imbas pandemi Covid-19, turut menjadi perhatian bagi para Penyuluh Agama agar mampu memperkuat mental mereka dalam mencari rezeki yang halal dari Allah SWT.

"Para Penyuluh juga dapat menjadi tempat konsultasi warga. Kita membantu dengan memberikan pendampingan, tentu melalui perspektif keagamaan," tutur Adnan.

Adnan mengatakan, salah satu cara pendampingan dari Penyuluh kepada masyarakat yang terdampak ekonominya akibat Covid-19, yakni dengan mengajarkan wirausaha untuk menambah penghasilan.

"Bahkan, hasil karya warga binaan dari Pokjaluh Jakarta Utara berupa kain batik telah ditampilkan dalam acara Lomba Penyuluh Teladan tingkat DKI Jakarta pada Selasa kemarin di Rusunawa Marunda," terang Adnan.

Adnan menambahkan, kesulitan perekonomian yang dialami masyarakat saat ini jangan sampai merusak akidah, sehingga menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Jadi, kita tetap membawa misi agama agar mereka menjadi pejuang nafkah yang halal sesuai tuntunan dalam ajaran Islam," tutupnya.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#KUA#PenyuluhAgama#ProdukHalal#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua