Kemenag Aceh Besar Minta Penyuluh Jadi Sumber Informasi Akurat Bagi Umat

Aceh Besar, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Besar, Abrar Zym meminta seluruh Penyuluh Agama Islam menjadi sumber informasi akurat bagi umat. Hal itu dikatakannya saat memberikan sambutan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Elektronik Penyuluh Agama (e-PA) di Aula KUA Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (24/2/2022).

“Salah satu fungsi dan tugas Penyuluh yakni informatif dan edukatif, artinya ia menjadi rujukan informasi yang akurat dan memberikan edukasi bagi umat. Penyuluh harus menjadi orang terdepan menarasikan pesan-pesan dari pemerintah kepada masyarakat, sehingga tidak ada disinformasi atau hoaks,” ujarnya.

Narasi informasi juga harus disampaikan di sosial media. Sebab menurutnya, mayoritas masyarakat Indonesia lebih mudah menyerap informasi melalui dunia digital. “Karena itu saya mengajak Penyuluh untuk beradaptasi dan melek teknologi sesuai dengan perkembangan zaman,” imbuhnya.

"Selain itu, informasi juga harus dikemas dengan bagus, misalnya melalui video pendek, tulisan seperti opini, artikel, dan jurnalistik. Jadi harus kreatif dan aktif, tapi tetap harus dengan bahasa yang santun," tegasnya.

Dijelaskan Abrar, informasi yang edukatif juga harus dikuatkan dengan solusi dan pendampingan. “Artinya, Penyuluh harus konsultatif dan advokatif, yakni membantu memberikan rujukan hukum dan solusi dalam masalah yang dihadapi,” imbuhnya.

"Misalnya terjadi konflik sosial keagamaan di tengah masyarakat, maka Penyuluh dituntut perannya menjadi mediator dan memberikan pendampingan dalam menyelesaikan masalah tersebut sesuai kapasitasnya," tegas Abrar.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Aceh Besar, Akhyar mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pembinaan secara kontinu bagi Penyuluh.

Menurutnya, pembinaan yang akan dilakukan berupa peningkatan kompetensi, skill, dan keterampilan agar tugas dan fungsi Penyuluh semakin dirasakan oleh masyarakat.

“Selain itu Penyuluh, Penghulu, dan semua petugas di KUA maupun Kemenag juga harus membangun teamwork, yaitu kerjasama tim. Karena tim yang solid adalah kunci tercapainya tujuan dan cita-cita bersama,” tegas Akhyar.

(Anty)
الوسوم المتعلقة:
#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua