Kemenag Ajak Dai Dakwah Soal Zakat untuk Perekonomian Umat

Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengajak dai, mubalig, dan juru dakwah memulai dakwah soal manfaat zakat untuk perekonomian umat. Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan dalam acara Multaqo Du’at Nasional di Grand Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (23/01).

Dirjen mengatakan, materi dakwah ibadah mahdhah bukannya tidak penting, namun umat di era Pandemi Covid-19 perlu diedukasi soal manfaat zakat untuk membantu perekonomian umat.

“Di sinilah peran penceramah mengajak mengedukasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui zakat,” ujarnya.

Dirjen menjelaskan, merujuk riset Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada 2020 lalu, potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 327,6 triliun, yang terealisasi baru mencapai Rp 71,4 triliun atau sekitar 21,7 persen. Dari jumlah ini Rp 61,2 triliun tidak melalui organisasi pengelola zakat (OPZ) resmi yakni BAZNAS, dan hanya Rp 10,2 triliun yang melalui OPZ resmi.

Menurut Dirjen, penyebab utama terjadinya jarak antara potensi dan aktualisasi adalah kurangnya literasi masyarakat soal zakat, khususnya dari sisi manfaat untuk perekonomian.

“Sudah saatnya penceramah mengedukasi zakat tidak lagi soal surga dan negara tetapi dengan pendekatan manfaatnya yang besar untuk membantu perekonomian,” ujarnya.

Dirjen berharap, dengan peran dai mengedukasi dapat meningkatkan kontribusi penghimpunan zakat dan mutu kehidupan masyarakat terbantu. Sehingga dapat membantu pemerintah memberantas kemiskinan.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua