Kemenag dan LSP MUI Susun Standar Kepatuhan Syariah untuk BAZNAS dan LAZ

Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kemenag bersama Lembaga Sertifikasi Profesi Majelis Ulama Indonesia (LSP MUI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang penyusunan standar kepatuhan syariah dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya di Jakarta, Jumat (2/9/2022).

Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat Ditzawa, Muhibuddin menyampaikan, kepatuhan syariah bertujuan agar pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya berjalan sesuai aturan syariah.

"Standar kepatuhan syariah ini nanti akan menjadi acuan bagi BAZNAS dan LAZ dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya," ujar Muhib.

Muhib mengatakan, salah satu hal yang diatur adalah tentang pembayaran gaji dan operasional yang tidak boleh melebihi batas hak amil. Menurutnya, masih ditemukan beberapa LAZ yang biaya operasionalnya terlalu tinggi.

"Mungkin nanti perlu adanya semacam grade bagi amil untuk menentukan berapa gaji yang pantas didapatkan mereka. Mulai dari tingkat staff, manager, hingga jajaran direksi," lanjutnya.

Hal ini, lanjut Muhib, untuk mencegah terjadinya persepsi buruk di mata publik akibat pemberian gaji yang terlalu berlebihan sehingga menurunkan kepercayaan mereka.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua