Kemenag Harap MES Terus Bumikan Ekonomi Syariah sebagai Sistem Ekonomi Berkeadilan

Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar berharap Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) terus berperan mengembangkan dan membumikan ekonomi syariah sebagai ekonomi yang berkeadilan berdasarkan prinsip-prinsip syariah yang bersifat universal. Hal itu dikatakannya dalam rangka memperingati milad ke-22 MES pada tanggal 1 Muharam 1444 Hijriah.

“Kehadiran MES sejak 1 Muharam 1422 Hijriah telah menjadi wadah yang representatif dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi dan etika bisnis syariah di Indonesia,” kata Fuad kepada bimasislam, Minggu (31/7).

Fuad yang mendaftar menjadi Anggota MES sejak awal berdiri menggarisbawahi, sampai saat ini MES menjadi wadah yang inklusif untuk membangun sinergi antar pemangku kepentingan dalam rangka mengedukasi publik dan mendorong pengembangan ekonomi syariah.

“Semoga perkumpulan MES makin sukses mengemban visi dan misinya serta memberi kontribusi terhadap pembangunan perekonomian Indonesia ke depan,” ujarnya.

Fuad menjelaskan, ekonomi syariah itu tidak ekslusif, tidak elitis dan bukan sekadar tren, nama dan label. Ekonomi syariah itu praktis dan cocok dengan semua lingkungan dan segala keadaan. Ekonomi syariah bukan dari dan untuk umat Islam saja, tetapi untuk semua karena Islam adalah rahmatan lil 'alamin.

“Parameter pertumbuhan dan pengembangan ekonomi syariah bukan sekedar pada aspek regulasi, kebijakan, institusi, dan pangsa pasar semata. Namun, yang tak kalah pentingnya adalah nilai-nilai yang menjadi landasan sikap, perilaku, cara berpikir, dan manifestasi tindakan ekonomi di masyarakat,” urainya.

Fuad menilai, peran MES dan organisasi sejenis diperlukan untuk membangun literasi ekonomi syariah yang masih perlu ditingkatkan pada level masyarakat dan level pemangku kebijakan.

“Ekonomi syariah diharapkan menjadi solusi yang menggerakkan kesejahteraan umat guna mencapai masyarakat adil dan makmur di negara kita yang berdasarkan Pancasila," tutupnya .

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua