Kemenag: Penghulu Entitas Penting Selesaikan Persoalan Sosial

Jakarta, Bimas Islam -- Tingginya angka perceraian, maraknya pernikahan dini, dan kasus stunting merupakan masalah sosial yang berpengaruh terhadap ketahanan bangsa. Tidak diselesaikannya persoalan ini bisa menyebabkan rapuhnya Indonesia sebagai sebuah bangsa.

Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Penghulu di Jakarta, Kamis (1/9/22).

"Penghulu merupakan entitas paling sentral dalam membangun ketahanan keluarga. Tidak ada entitas lain yang lebih penting dari Penghulu dalam mengatasi persoalan rumah tangga. Banyak yang sudah dilakukan Penghulu, tapi banyak pula yang harus diperbaiki," ungkap Dirjen.

Dirjen mendorong Penghulu secara aktif melakukan mitigasi persoalan sosial masyarakat. Hal ini merupakan upaya mewujudkan Penghulu sebagai rujukan masyarakat.

"Penghulu menjadi referensi, rujukan, konsultan, dan pemberi solusi di kecamatan tempat bertugas. Itu cita-cita kita bersama," pungkasnya.

FGD Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Penghulu diikuti 44 peserta dari unsur Ditjen Bimas Islam slam, Biro Kepegawaian Sekjen Kemenag, Kasi Kepenghuluan se-Provinsi DKI Jakarta dan Perwakilan Pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI). Acara dilaksanakan di Hotel Mercure, Jakarta, Rabu-Jumat, 31 Agustus - 2 September 2022.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#InfoNikah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua