Kemenag: Program Strategis BAZNAS dan LAZ Perluas Peran ZISWAF dalam Pelestarian Lingkungan

Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor memaparkan peran Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, ZISWAF sangat dekat dengan isu-isu lingkungan. Tujuan pengelolaan ZISWAF, terutama dalam mengatasi permasalahan kemiskinan struktural, sangat berdekatan dengan pelestarian lingkungan.
 
Hal itu disampaikannya dalam acara ‘Republika Ramadhan Festival 2023’ di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (7/4/2023).
 
Tarmizi juga mengatakan, Kementerian Agama bersama BAZNAS, LAZ, BWI dan nazir belum begitu fokus pada isu lingkungan, sebab merujuk pada ketentuan syariah yaitu ‘asnaf’ dalam zakat. Namun menurutnya, belakangan telah muncul sejumlah inovasi, terutama dalam penyaluran sedekah, infak, dan wakaf yang sudah mulai dikolaborasikan dengan isu pelestarian lingkungan.
 
“Ruang inovasi muncul di penyaluran sedekah, infak, dan pengembangan aset wakaf (di mana banyak ruang kolaborasi dalam isu pelestarian lingkungan),” jelas Tarmizi.
 
Tarmizi mengungkapkan, BAZNAS dan LAZ juga telah memiliki sejumlah program strategis dalam pengelolaan lingkungan, seperti program penanaman pohon dan mangrove dari BAZNAS RI, BAZNAS Kep. Riau dan sejumlah LAZ. Begitu pun dengan program pengelolaan sampah melalui sistem Bank Sampah oleh LAZ Rumah Amal Salman dan LAZ Rumah Zakat, serta pembangunan sumber air bersih, sosialisasi pendaur ulangan sampah, pemberdayaan sampah plastik menjadi handicraft. Bagi Tarmizi, hal tesebut merupakan langkah nyata keberpihakan filantropi Islam pada isu lingkungan.
 
“Program Inkubasi Wakaf Produktif oleh Kementerian Agama Bersama Nazir Hutan Wakaf Bogor menjadi program nyata keberpihakan dana ZISWAF terhadap isu pelestarian lingkungan,” ungkap Tarmizi. 
 
Sinergi dan komunikasi antara pemerintah, masyarakat, nazir dan ‘mauquf alaihi’ menjadi faktor penting untuk merekatkan kesenjangan antara potensi ZISWAF dan realita. Tidak hanya itu, bagi Putra Meranti ini, program Hutan Wakaf dapat menjadi medium dakwah Islam tentang pelestarian lingkungan hidup. Ia menegaskan, perwakafan akan tumbuh menjadi kekuatan perekonomian bangsa bila didukung secara simultan dan sinergis.
 
Acara ‘Republika Ramadhan Festival 2023’ ini juga dihadiri pimpinan Bank Indonesia, Pemred Republika Irfan Junaidi, dan sejumlah akademisi IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia).
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#InfoMasjid#KUA#Ramadan#BinaSyariah#BimasIslam

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial BA · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua