Kemenag Targetkan Sertifikasi Amil dan Nazir selama 5 Tahun

Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama berkomitmen meningkatkan kompetensi amil dan nazir di seluruh Indonesia sebagai upaya mengelola potensi zakat dan wakaf di Nusantara.

“Banyaknya potensi zakat dan wakaf di Indonesia, melatarbelakangi amil dan nazir harus memiliki kompetensi mumpuni,” katanya, Selasa (16/02).

Tarmizi menargetkan program sertifikasi dijalankan selama 5 tahun sesuai Renstra Bimas Islam, dengan menggandeng Baznas, BWI, Forum Zakat, dan Forum Wakaf Produktif. Waktu tersebut digunakan untuk dapat menargetkan semua amil dan nazir.

“Sesuai renstra yang telah dicanangkan, diharapkan sertifikasi terlaksana,” ujarnya.

Direktur mengatakan, tujuan dilaksanakan sertifikasi agar para amil dan nazir memiliki keterampilan dan keahlian dalam mengelola zakat dan wakaf.

“Pengelolaan zakat dan wakaf itu luas. Jadi dibutuhkan amil dan nazir berkualitas untuk mengelola potensi yang besar agar bermanfaat dan tidak terbengkalai,” pungkasnya.

(Tommy)

Editor: Sigit
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua