Kemenag: Wakaf Dapat Tingkatkan Aktivitas Ekonomi

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengatakan wakaf merupakan instrumen filantropi yang memiliki peranan penting dalam ekonomi Islam. Wakaf bisa digunakan secara produktif untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan mengatasi kemiskinan.

“Wakaf dapat memaksimalkan aset-aset yang belum dimanfaatkan dan juga meningkatkan nilainya untuk memenuhi banyak program penting seperti pendidikan, kesehatan hingga pertanian. Wakaf juga bisa digunakan untuk mengurangi biaya produksi karena wakaf adalah aset keuangan yang biaya pengeluarannya paling kecil,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin No 6, Jakarta Pusat, Senin (19/4).

Namun, Direktur menilai wakaf sebagai instrumen keuangan syariah masih belum dimanfaatkan secara optimal di Indonesia. Pasalnya dari sisi pengembangan, wakaf di Indonesia masih berada dalam tahap dasar karena terkendala sejumlah tantangan.

“Itu sejalan dengan literasi masyarakat terkait wakaf yang masih rendah, selain itu kesadaran masyarakat masih harus ditingkatkan,” urainya.

Tarmizi menyatakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap wakaf dapat melalui pendidikan. Namun saat ini, tingkat pendidikan paling bawah sampai perguruan tinggi belum memasukkan isu mengenai wakaf dalam kurikulum.

“Menurut survey Kemenag dan BWI tahun 2020, literasi wakaf masyarakat Indonesia secara nasional baru 50,48 persen. Ini adalah PR Kemenag bersama pemangku kepentingan terkait untuk menaikkan literasi perwakafan,” pungkasnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua