Khatam Al-Qur'an tapi Tidak Tahu Maknanya? Ini Penjelasan Kiai Ali Nurdin

Jakarta, Bimas Islam -- Khatam al-Qur'an adalah menyelesaikan ayat pertama hingga akhir al-Qur'an. Selain membaca, umat Islam idealnya juga mengerti makna dari ayat al-Qur'an. Hal itu disampaikan Wakil Rektor III Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ), Kiai Ali Nurdin.
 
"Idealnya seseorang yang membaca al-Qur'an bukan hanya khatam, tetapi juga memahami yang dibacanya," ucapnya dalam Program Edukasi Syariah Ramadan Bimas Islam, Selasa (28/3/2023).
 
Ia mengungkapkan, membaca al-Qur'an hingga khatam disertai dengan memahami maknanya merupakan keutamaan, terlebih jika makna dalam ayat al-Qur'an tersebut diajarkan kembali kepada orang lain.
 
Namun menurutnya, setiap orang memiliki kemampuan berbeda-beda. Maka, terangnya, mengkhatamkan al-Qur'an tanpa mengerti maknanya juga merupakan kebaikan yang bernilai ibadah.
 
"Bagi yang baru bisa membaca, dan diniatkan untuk khatam, meskipun tidak paham (maknanya) tentu itu juga baik, karena itu bernilai ibadah," jelasnya.
 
"Namun bagi yang punya kemampuan untuk memahami ayat al-Qur'an dengan baik, kemudian dia bisa berbagi pengetahuannya itu meskipun tidak khatam khatam, itupun juga baik," pungkasnya.
الوسوم المتعلقة:
#39#Ramadan#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial MSK · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua