LTM NU Luncurkan Kampung Marketer

Pemalang, Bimas Islam --- Merebaknya wabah Covid 19 tak hanya melulu identik dengan lumpuhnya aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat. Bagi sebagian orang, wabah yang menyerang hampir seluruh dunia ini justru mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan inovatif. Tak terkecuali bagi masyarakat pesantren, banyaknya waktu berdiam diri di rumah atau di pesantren justru melahirkan spirit untuk mengembangkan kewirausahaan bagi para santri.

Adalah Pondok Pesantren Nihadlul Qulub, Moga, Pemalang, Jawa Tengah. Bersama Lembaga Takmir Masjid (LTM) Nahdlatul Ulama, IMNU (Internet Marketer Nahdlatul Ulama), dan Bank Mandiri, mereka mendirikan Kampung Internet Marketer.

Ali Sobirin, sebagai Sekretaris LTM NU dan juga sosok di balik ide kreatif ini, menuturkan kisah di balik perjuangannya mendirikan Kampung Marketer.

Menurutnya, ada banyak SDM produktif di desa-desa yang belum memiliki akses terhadap pendidikan, khususnya ilmu marketing. Padahal, potensi pesantren dan desa sangatlah besar jika dikembangkan secara modern berbasis jaringan internet.

“Dari situ kami melihat untuk memulai sebuah program sederhana, bagaimana memberi kesempatan anak-anak di Pesantren dan Desa untuk mendapat pendidikan ilmu marketing,” tuturnya.

Menurut Also, begitu ia dipanggil, program ini adalah pendidikan dan pendampingan pemuda desa dengan kurikulum Digital Marketing atau e-commerce untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil di bidang penjualan, baik barang, jasa, maupun gagasan melalui internet.

Para santri ini diberikan pembekalan agar dapat diberdayakan untuk membangun sistem bisnis sendiri dan juga mendampingi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), khususnya mengoptimalkan promosi dan kinerja mereka melalui internet. Also menambahkan, sasaran dari program ini adalah para pemdua desa dan remaja masjid serta santri.

“Kami berharap program Kampung Internet Marketer ini akan menelorkan para pemuda desa dan remaja masjid terampil dalam bidang internet marketing,” pungkasnya.

Program Kampung Internet Marketer secara resmi telah diluncurkan pada Sabtu 17 April 2021. Untuk angkatan pertama, hanya 20 peserta yang berhasil lolos seleksi. Mereka berasal dari Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal dan Kota Tangerang Selatan. Nantinya, para santri ini akan diberikan pembekalan hingga 30 April mendatang.

(Jaja Zarkasyi, Foto : LTM NU)
الوسوم المتعلقة:
#InfoMasjid#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua