Lukman Hakim Saifuddin: Islam Hadir untuk Membangun Kemaslahatan Bersama

Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama RI periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin meyakini bahwa hadirnya Agama Islam di muka bumi adalah untuk membangun kemaslahatan, bukan merusak kemaslahatan. Hal itu ditegaskan Lukman dalam Workshop Moderasi Beragama Berbasis Keluarga di Jakarta, Selasa (26/10).

“Islam itu bukan destruktif, tetapi konstruktif, membangun. Islam itu membangun kemaslahatan bersama. Islam itu mengayomi kemanusiaan bukan mengingkari kemanusiaan,” tutur Lukman pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag itu.

Lukman menjelaskan, pandangan terkait Islam adalah konstruktif bukan destruktif lahir ketika mulai bermunculan orang-orang yang mengatasnamakan Islam tetapi tindakannya mengganggu orang lain. Menurutnya, masyarakat perlu diedukasi bahwa Islam hadir di muka bumi adalah untuk menjaga dan melestarikan kemaslahatan.

“Banyak yang mengatasnamakan Islam tetapi senang melakukan konfrontasi, destruktif. Berislam kok jadi destruktif, ya? Padahal mestinya berislam itu konstruktif. Atas nama Islam, memblokir masjid milik sesama Muslim, dan semisalnya. Ini fenomena di tengah kita. Tentu menjadi tugas kita untuk menjelaskan esensi dari Islam itu,” ujarnya.

Melalui moderasi beragama, kata Lukman, dirinya ingin semua pihak saling mengingatkan untuk berpegang teguh pada cara beragama yang benar sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Menurutnya, upaya ini harus terus dilakukan sebagai wujud menjaga Indonesia yang heterogen dan majemuk.

"Moderasi beragama ini adalah cara pandang, sikap, dan praktik dalam rangka memahami dan mengamalkan esensi agama yaitu kemanusiaan dan kemaslahatan bersama. Maknanya adalah melindungi dan menjunjung tinggi harkat martabat kemanusiaan, serta mewujudkan kebaikan bersama," kata Lukman.

Kegiatan Workshop Moderasi Beragama Berbasis Keluarga ini diselenggarakan dengan menerapkan prokes ketat. Kegiatan ini diikuti oleh penghulu maupun Penyuluh Agama Islam dari 106 KUA dan lembaga mitra seperti Aisyiyah, Muslimat NU, BP4 dan Wanita Islam yang dibagi dalam Angkatan III dan IV. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari sejak 25 hingga 28 Oktober 2021 di Jakarta.

(Rendi)
الوسوم المتعلقة:
#ModerasiBeragama#InfoMasjid#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua