Majelis Dai Kebangsaan Tangkal Ideologi Transnasional

Jambi, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamarudin Amin mengatakan, Majelis Dai Kebangsaan bisa menangkal ideologi transnasional di masyarakat.
 
Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan Majelis Dai Kebangsaan Provinsi Jambi masa bakti 2023-2026, Senin (14/8/2023).
 
Ia menjelaskan, ideologi transnasional merupakan ideologi yang menyebar dan dianut oleh banyak negara akibat perbatasan ekonomi dan sosial antarnegara yang semakin kabur.
 
"Islam di Indonesia terkenal di seluruh dunia sebagai Islam yang damai dan menghargai perbedaan. Ulama-ulama kita aktif di masyarakat membina majelis taklim, sehingga ideologi transnasional tidak mudah masuk. Sebab, ideologi tersebut tidak saja berhadapan dengan pemerintah, tetapi harus berhadapan dengan Ormas-ormas Islam," ujarnya.
 
"Namun, di era globalisasi, setiap orang bisa mengakses informasi kapan dan dimana pun. Maka, kita harus waspada. Anak- anak perlu kita jaga. Inilah alasan mengapa Majelis Dai Kebangsaan dibentuk di seluruh Indonesia," sambungnya.
 
Dirjen berharap, Majelis Dai Kebangsaan bisa menjadi instrument produktif untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama serta kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
Msk/Mr
Foto: Shandry
الوسوم المتعلقة:
#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua