Menag Harap Dai di Indonesia Bina Akhlak Umat dengan Pertahankan Keberagaman

Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Fachrul Razi berharap para Dai tetap mempertahankan keberagaman dalam dakwahnya di Indonesia. Keberagaman menurut Menag, menjadi warna dan ciri khas Negara Kesatuan Republik Indonesia di mata dunia.

Harapan ini disampaikan Menag saat berbincang tentang Penguatan Dai di Indonesia bersama Perwakilan Pengurus Pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta. Lebih lanjut Menag berharap sikap arif terhadap keberagaman ini dapat dimiliki Dai dalam perannya sebagai ujung tombak pembinaan akhlak umat di Indonesia.

“Keberagaman ini hal yang unik.Keberagaman dalam sistem pemerintahan yang demokrasi. Kami mendorong semua untuk berbicara tentang toleransi, kerukunan, moderasi beragama,” kata Menag, Selasa (22/12).

Menag pun mendukung rencana DDII untuk melakukan serangkaian program Penguatan Dai di Indonesia. Mulai dari penempatan dan pembinaan dai hingga penyiapan sarana-sarana dakwah. “Kita berharap DDII juga bisa bersinergi dengan para penyuluh Kementerian Agama agar pembinaan yang dilakukan dapat maksimal,” tutur Menag.

Sementara Sekretaris Umum DDII Avid Solihin menyampaikan maksud kedatangannya guna memperoleh rekomendasi Menag terkait program yang akan dijalankan. “Ke depan kita fokus menyiapkan kader Dai. Rekomendasi Kementerian Agama ini untuk memperlancar hubungan kita untuk membangun kerjasama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional,” kata Avid.

Avid Solihin berharap dengan diterbitkannya rekomendasi ini, DDII legal, diakui keberadaan nya dan dapat bersinergi dengan penuh dengan pemerintah Republik Indonesia.

Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) merupakan tempat berkumpul para ulama. Berdiri sejak 1967 oleh mantan Perdana Menteri Mohammad Nasir ini banyak memberikan kontribusi dalam pembinaan umat di Indonesia dengan tagline membangun dan membina Indonesia dengan dakwah. Dengan program “Dai datang desa terang, Dai datang desa rindang dan Dai datang perbatasan tenang”.

(kemenag.go.id)
الوسوم المتعلقة:
#Toleransi#ModerasiBeragama#KerukunanUmat#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua