Optimalkan Penyuluh Sosialisasi Anti Korupsi, Kemenag Inginkan Integrasi Materi Bimtek

Jakarta, Bimas Islam --- Dalam rangka mengoptimalkan sosialisasi pencegahan korupsi dan gratifikasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggandeng para penyuluh keagamaan di lingkungan Kementerian Agama. Sebagai garda terdepan, penyuluh agama dianggap cukup potensial melakukan program tersebut.

Dalam acara fokus grup diskusi antara KPK dan Kemenag secara virtual, Inspektur Jenderal Kementerian Agama, Deni Suardini menginginkan adanya integrasi materi bimbingan teknis terhadap penyuluh yang sudah berjalan dengan materi anti korupsi dari KPK.

"Sehingga apa yang sudah dibuat dan dipicu oleh KPK ini dapat terinternalisasi dengan baik di lingkungan Kemenag. Karena bimtek ini sudah berjalan, tinggal kita sandingkan materinya tentang pencegahan gratifikasi ini," terang Deni di Jakarta, Jumat (4/6).

Deni menjelaskan ada tiga pendekatan yang dilakukan Kemenag untuk mencegah korupsi di lingkungan mereka. Yakni pendekatan secara personal, budaya, dan sistem sehingga terwujud lingkungan kerja yang menjunjung tinggi integritas.

"Kata kuncinya adalah membiasakan untuk berbuat benar, bukan membenarkan yang menjadi kebiasaan. Wujud nyatanya adalah dengan percepatan reformasi birokrasi menuju wilayah bebas korupsi," tutupnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, Direktur Penerangan Agama Islam Syamsul Bahri, dan jajaran Direktorat Jenderal Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua