Pentingnya Harmonisasi dan Kesamaan Visi Dakwah di Wilayah 3T

Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Harmonisasi dan kesamaan visi sangat penting dipahami dan terus diamalkan para dai di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terpencil). Hal ini seperti disampaikan Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Ahmad Zubaidi dalam Harmonisasi Dakwah Islam di Wilayah 3T yang dihelat oleh Subdit Dakwah dan Hari Besar Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag.

"Harmonisasi harus dimulai dari kesamaan visi, misi, persepsi, dan pemikiran terkait apa makna dan tujuan dakwah," ungkap Ahmad di Hotel Qubika Boutique, Tangerang Selatan, Kamis (18/11/21) malam.

Harmonisasi dalam dakwah, lanjutnya, akan terwujud dengan adanya sinergi antarlembaga, baik organisasi masyarakat Islam, majelis taklim, pemerintah, dan komponen terkait lainnya.

"Sinergi dan koordinasi antarsemua lembaga dan ormas sangat dibutuhkan. Perlu terus silaturahmi," tambahnya.

Ahmad menegaskan, dakwah memang tidak bisa dilakukan sendirian. Dakwah yang terorganisir dan harmonis hendaknya diwujudkan dalam bentuk sinergi.

"Dakwah bukan berebut jemaah, bukan rivalitas antarlembaga dan antarormas. Dakwah yang tidak terorganisir hasilnya tidak optimal," pungkasnya.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua