Pentingnya Kompetensi bagi Amil Zakat

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Tarmizi Tohor mengatakan, amil zakat adalah sebuah profesi yang istimewa. Pasalnya amil zakat memiliki pertanggungjawaban yang besar, bukan hanya kepada institusi dan publik tetapi juga kepada Allah

“Untuk meningkatkan profesionalisme amil dalam melaksanakan tugasnya, amil wajib memiliki kompetensi mumpuni dalam mengelola dana zakat,” katanya di Jakarta saat dihubungi via telepon, Selasa (27/7).

Direktur mengatakan, kompetensi amil bisa ditingkatkan melalui Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) Bidang Zakat. SKKNI Bidang Zakat adalah pengakuan negara atas kompetensi dan kemampuan keilmuan seorang amil zakat, yang standarnya disahkan oleh pemerintah.

“Amil yang sudah memiliki kompetensi akan memberikan efek positif dan menunjukkan kualitas Lembaga Amil Zakat (LAZ),” ujarnya.

Selain itu, amil bersertifikasi dapat menarik muzaki yang mayoritas kalangan menengah atas sudah memahami tentang pentingnya sertifikasi sebuah profesi.

“Adanya sertifikasi akan menambahkan kepercayaan bagi muzaki, karena mereka akan tenang dana zakatnya dikelola oleh pihak yang profesional dan diakui,” pungkasnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua