Pentingnya Peran PPAIW Menjaga Aset Wakaf

Surabaya, Bimas Islam --- Kasubdit Pengamanan Aset Wakaf Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Zaenuri mengatakan, Petugas Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) memiliki peran penting dalam menjaga aset wakaf.

“Sebagai petugas yang menerbitkan Akta Ikrar Wakaf (AIW), harus paham dasar hukum wakaf sebelum membuat AIW,” katanya saat dihubungi via pesan whatsapp di Surabaya, Kamis (17/6).

Zaenuri menjelaskan, AIW sebelum disahkan oleh PPAIW, harus dilengkapi dengan ditandatangani oleh wakif, nazir, 2 orang saksi, dan atau mauquf alaih.

“Setelah disahkan, AIW dibuat salinannya sebanyak 7 rangkap untuk wakif, nazir, mauquf alaih, Kakankemenag Kabupaten/Kota, Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan Instansi berwenang lainnya,” urainya.

Selain itu, Zaenuri berharap, PPAIW bersama Pejabat Kemenag Kabupaten/Kota mendampingi nazir membuat sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Sertifikat dari BPN akan menguatkan status tanah wakaf untuk menghindari masalah di kemudian hari,” pungkasnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua