Penyuluhan pada Napiter, Penyuluh Agama Sidoarjo Sampaikan Pentingnya Hidup Damai dan Rukun

Sidoarjo, Bimas Islam --- Bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Zaim Afsokh didaulat sebagai narasumber dalam Ceramah Penyuluhan Hukum Terpadu Lapas Kelas 1 Surabaya di Jalan Pemasyarakatan 1 Macan Mati, Kebon Agung, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (24/8/21).

"Ada sebanyak 33 warga binaan lapas. Lima diantaranya merupakan narapidana terorisme (napiter). Salah satunya Hisyam alias Umar Patek kasus Bom Bali," ungkap Zaim di Sidoarjo melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Selasa (24/8/21).

Dalam kesempatan tersebut, Zaim menyampaikan pentingnya sikap toleran sebagai strategi penanggulangan terhadap paham ekstrem dan tindakan terorisme.

"Hidup ibarat koma, belum titik. Sikap tidak toleran dan fanatik buta tidak sesuai dengan ajaran agama. Ajaran agama memberikan rasa aman dan damai bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," imbuh Zaim.

Dalam kegiatan yang dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini, Zaim juga menyampaikan Undang-undang Terorisme No. 15/2003, Undang-undang Terorisme No. 5/2018, dan Peraturan Pemerintah No. 77/2019.

"Saya juga mengajak warga binaan untuk kembali kepada ajaran Islam yang moderat dan kembali ke NKRI. Serta berpesan agar kawan-kawan ini bisa lebih baik terutama nanti setelah bebas," pungkas Zaim.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#Toleransi#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua