Peran Penyuluh dalam Ekosistem Wakaf di Indonesia

Depok, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan penyuluh memiliki peran penting dalam ekosistem wakaf di Indonesia, seperti meningkatkan literasi agar minat masyarakat terhadap wakaf meningkat.

“Untuk meningkatkan literasi masyarakat soal wakaf, bisa dimulai dengan meningkatkan kompetensi wakaf para penyuluh,” katanya saat membuka Pembinaan Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) bertajuk Spirit Berwakaf Uang Guna Kesejahteraan Umat di Hotel Santika, Depok, Kamis (22/4).

Dirjen mengatakan program peningkatan kompetensi dimulai dari meningkatkan pengetahuan para penyuluh soal wakaf, peran wakaf dalam mengentaskan kemiskinan, dan mengajak masyarakat untuk berwakaf.

“Sebagai penyuluh ke depannya akan memberikan penjelasan soal wakaf kepada masyarakat. Baik itu menerangkan dan membawa ke atas mimbar saat menjadi khatib Jumat,” ujarnya.

Dirjen berharap peningkatan kompetensi penyuluh dapat meningkatkan literasi masyarakat, sehingga minat dan pemanfaat wakaf dapat dirasakan, terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi umat.

Pembinaan LKSPWU yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf ini diikuti oleh 30 orang yang berasal dari Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan anggota LKSPWU.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BinaSyariah#PenyuluhAgama#EkonomiUmat#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua