Pergeseran Akses Informasi Anak Muda, Penyuluh Agama Islam Harus Adaptif

Jakarta, Bimas Islam -- Penyuluh Agama Islam (PAI) perlu beradaptasi guna menjangkau anak muda dalam penyampaian informasi moderasi beragama. Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Bidang Pengembangan Data dan Statistika Kemenag Hasanuddin Ali saat mengisi diskusi panel dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Direktorat Penerangan Agama Islam, di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (15/3/2023).
 
“Mayoritas anak-anak muda kita ini akses informasinya dari gadget,” ucap Ali.
 
Ia mengatakan, media sosial kini menjadi pusat informasi, termasuk tentang keagamaan. Hal itu menurutnya dapat menimbulkan pergeseran perilaku.
 
Ia menyambung, generasi z memiliki peran besar dalam pergeseran ini, kehidupan mereka hampir sepenuhnya berada di depan layar ponsel. Hal ini yang menjadi tantangan bagi para PAI dalam menentukan strategi untuk menjangkau mereka.
 
“Generasi muslim baru, mereka adalah anak muda yang tinggal di kota dan kelas menengah,” ujarnya
 
“Ciri-cirinya ada empat, yaitu tech savy (ketertarikan terhadap teknologi),  sedang semangat belajar agama dan cenderung ingin menampilkan identitas keagamaan di ruang publik, gaya hidup  modern, dan memiliki daya konsumsi yang tinggi,” lanjutnya.
 
Terkait itu, PAI perlu meningkatkan literasi di media sosial dan mengerti betul kebutuhan anak muda kini.
 
Dalam penyampaiannya, Ali didampingi Kasubdit Penyuluh Agama Islam Amirullah dan disaksikan sekitar 80 perwakilan Kanwil Kemenag seluruh Indonesia.
الوسوم المتعلقة:
#ModerasiBeragama#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial FN · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua