Perkembangan Wakaf di Indonesia Baru Sebatas 3M

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Tarmizi Tohor menyayangkan pengumpulan dan penyaluran wakaf di Indonesia baru sebatas 3M yakni Masjid, Madrasah, dan Makam.

“Perkembangan wakaf kita selama ini baru hanya seputaran Masjid, Madrasah, kemudian Makam. Padahal potensi wakaf mencapai Ro180 triliun,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin No. 6, Jumat (23/4).

Tarmizi menjelaskan maksudnya adalah wakaf yang dilakukan selama ini hanya sebatas tanah saja dan belum masuk ke wakaf uang. Padahal wakaf uang memiliki potensi lebih besar dibandingkan tanah yang berupa barang.

“Wakaf uang ini lebih besar potensinya, pertama dia lebih fleksibel untuk bisa dinvestasikan. Kedua orang berwakaf tidak harus besar seperti tanah sekian meter,” jelasnya.

Hal ini juga yang menjadi salah satu alasan pemerintah meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang pada 25 Januari 2021 lalu. Dalam gerakan ini, wakaf yang sudah disalurkan oleh masyarakat tetap harus betul-betul terjaga nilainya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#InfoMasjid#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua