Program Peningkatan Kompetensi Bertujuan agar Pendakwah Melek Digital

Jakarta, Bimas Islam --- Direkur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, materi bimbingan program peningkatan kompetensi bagi pendakwah, juga akan berisi tentang digitalisasi.

“Tentu juga dengan materi-materi yang relevan yang dibutuhkan sekarang, seperti keharusan para penceramah untuk melek terhadap dunia digital,” kata Kamaruddin usai mendampingi Menteri Agama di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Kamaruddin menambahkan, mengikuti perkembangan zaman, ceramah tidak hanya bisa dilakukan secara konvensional. Ceramah lanjut Kamaruddin, juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan dunia digital.

“Bagaimana mereka bisa berceramah dengan medium digital dan media sosial. Keharusan mereka memahami literatur, memahami realitas atau dinamika sosial keagamaan,” ujar Kamaruddin.

Kamaruddin berharap, melalui program peningkatan kompetensi ini, para pendakwah tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga paham dengan situasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Pendakwah kita selain menguasai literatur keagamaan, wawasannya luas, tapi juga wawasan tentang realitas juga bagus,” kata Kamaruddin.

Kamaruddin menyampaikan, dua poin utama program peningkatan kompetensi bagi penceramah yaitu, peningkatakan wawasan kebangsaan, dan peningkatan moderasi beragama.

(Fadly)
الوسوم المتعلقة:
#ModerasiBeragama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua