Saatnya Berzakat, Kemenag Ajak Kaum Muslimin Peduli Kaum Fakir

Jakarta, Bimas Islam --- Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengajak kaum muslimin bersegera membayar zakat. Menurut Wamenag, zakat merupakan ajaran Islam yang memiliki dampak sosial dan peningkatan kesejahteraan.

Wamenag menjelaskan, salah satu golongan yang berhak menerima zakat adalah kaum fakir. Katanya, hal ini menjadi bukti perhatian Islam kepada mereka yang kurang beruntung.

"Fakir artinya orang yang tidak memiliki harta dan usaha, tidak memiliki pekerjaan tetap. Untuk kebutuhan sehari-sehari saja kurang. Mereka perlu mendapatkan perhatian dari kita agar hidupnya layak dan cukup," ungkap Wamenag dalam Islam Itu Indah yang tayang live di TransTV, Kamis (28/4/22) pagi.

Wamenag menambahkan, kata fakir (faqir) disebutkan sebanyak 14 kali di dalam Al-Qur'an. Faqir berasal dari kata faqrun yang berarti punggungnya patah sehingga tidak mampu memikul beban.


Wamenag melanjutkan, peduli dan membantu sesama yang diwujudkan dalam pembayaran zakat juga merupakan salah satu hikmah puasa. Menurutnya, puasa membuat pelakunya mampu merasakan penderitaan orang lain.

"Puasa melatih kita bagaimana ikut merasakan apa yang dirasakan orang fakir. Agar kita ikut merasakan bagaimana rasanya kelaparan dan kekurangan mereka," pungkasnya.

Sebagai informasi, acara ini merupakan kerja sama penyiaran agama Islam yang merupakan sinergi antara Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag dengan TransTV. Pada episode kali ini, Islam Itu Indah membahas tema 8 Golongan yang Berhak Menerima Zakat.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua