Sekjen IIFA: Ajaran Islam Relevan pada Setiap Zaman dan Negara

Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Jenderal International Islamic Fikih Academy (IIFA) atau Sekjen Komite Fikih Islam OKI Koutoub Moustapha Sano mengatakan, ajaran Islam selalu relevan pada setiap zaman dan setiap negara atau wilayah.

“Semuanya memiliki solusinya dalam kajian fikih yang kuncinya terdapat pada kontekstualisasi,” unkap Koutoub Moustapha Sano kepada bimasislam usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Agama dengan International Islamic Fikih Academy (IIFA) di Kantor Kementerian Agama, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (11/6).

Menurutnya, Indonesia punya peran penting dalam mengembangkan hukum Islam di dunia Islam. Di antaranya dalam International Islamic Fikih Academy (IIFA).

“Kajian fikih pada dasarnya sangat dinamis. Karena itu, fikih paling cepat merespon perkembangan zaman dan selalu relevan pada setiap zaman dan negara,” paparnya.

Koutoub juga menjelaskan tugas Komite Fikih Islam OKI tidak sekadar melakukan kajian fikih pada permasalahan kontemporer, tapi juga merespons problematika di beberapa negara, seperti hukum vaksin Covid-19.

“Oleh karena itu saya sangat berharap, pada pertemuan ini dapat mempererat hubungan kerja sama, dan kita tahu Kementerian Agama sangat progresif dan sangat dinamis, maka saya yakin Indonesia dapat ditampilkan sebagai model yang baik untuk semua kemitraan di dunia muslim,” pungkasnya.

(Anty)
الوسوم المتعلقة:
#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua