Sertifikasi Tanah Wakaf, Ditzawa: Hadirnya Pemerintah Menjaga Tanah Wakaf

Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama (Kemenag) saat ini bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menjalin kerja sama terkait program Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf.

Analisis Kebijakan Ahli Muda Ditzawa, Jaja Zarkasyi mengatakan, program Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf adalah bentuk hadirnya pemerintah dalam menjaga tanah wakaf.

“Melalui program ini, pemerintah ingin mengubah mindset masyarakat soal pentingnya legalitas bagi tanah wakaf,” katanya saat menjadi narasumber dalam acara Virtual Obsesi Literasi Zakat Wakaf, Selasa (09/11).

Jaja mengatakan, penyebab utama banyaknya tanah wakaf belum bersertifikat karena kebanyakan masyarakat di Indonesia melaksanakan ikrar wakaf dengan lisan, tanpa mementingkan Akta Ikrar Wakaf (AIW) yang dikeluarkan Kantor Urusan Agama (KUA).

“Saatnya Kemenag Kabupaten/Kota menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mengurus AIW di KUA dan dilanjutkan dengan sertifikasi,” ujarnya.

Jaja menyatakan, untuk menyukseskan program sertifikasi, Kementerian ATR/BPN memberikan kemudahan terkait pengajuan sertifikasi tanah wakaf, berbeda dengan pengurusan sertifikat tanah SHM.

“Untuk pengajuan cukup dengan AIW,” tegasnya.

Jaja berharap dengan kemudahan yang diberikan ATR/BPN akan meningkatkan jumlah tanah wakaf yang bersertifikat, sehingga seluruh tanah wakaf di Indonesia terlindungi oleh hukum.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua