Sesditjen Bimas Islam Ingatkan Ekonomi dan Agama Jangan Pernah Dipisahkan

Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kemenag, M. Fuad Nasar mengingatkan agar tidak memisahkan antara ekonomi dan agama. Hal itu dikatakan Fuad saat menjadi narasumber Obsesi bertema Ekonomi Berkeadilan sebagai Upaya Membangun Masyarakat Sejahtera Perspektif Moderasi Beragama melalui channel Youtube Bimas Islam TV, Selasa (26/4).

“Ketika ekonomi dijauhkan dari agama, orang akan memiliki kecenderungan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya,” kata Fuad.

Fuad menjelaskan, awalnya ekonomi dan agama menyatu. Namun sejak Revolusi Industri di Perancis bersama unsur sekulerisme agama dan ekonomi jadi terpisah. Fuad mengatakan, ini berdampak terjadinya kemiskinan di tengah kemakmuran, dan tidak ada batasan terhadap kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Sehingga menyadarkan kalangan agamawan dan pemuka muslim dalam melihat ekonomi Islam sebagai pilar utama yang perlu digaungkan ke dunia modern. Karena Islam adalah agama yang diturunkan sebagai rahmat di alam semesta,” ujarnya.

Selain itu, Fuad mengatakan, dalam semua ajaran agama Samawi memiliki keyakinan tidak hanya amal ibadah, tetapi segala tingkah laku manusia selama di dunia akan diperhitungkan. Sehingga agama dan ekonomi tidak boleh dipisahkan.

“Kita harus memiliki kesadaran bahwa semua yang dilakukan harus dipertanggungjawabkan dan jangan pernah merugikan orang lain,” pungkasnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#ModerasiBeragama#ProdukHalal#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua