Siapkan 7 Miliar Rupiah, Kemenag Perkuat Kompetensi Penceramah di 34 Provinsi

Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Bimas Islam Kemenag mengalokasikan anggaran sebesar 7,284 miliar rupiah untuk program kompetensi penceramah agama tahun 2022. Penguatan kompetensi penceramah akan dilaksanakan di tingkat nasional dan 34 provinsi.

“Program kompetensi penceramah agama ini akan digelar di tingkat pusat/nasional dan 34 provinsi seluruh Indonesia. Masing-masing provinsi diberikan dana sebesar 200 juta rupiah, sisanya untuk tingkat nasional,” ujar Direktur Penais Syamsul Bahri kepada bimasislam di Jakarta, Senin (14/3/22).

Syamsul mengatakan, pihaknya menargetkan 3.500 penceramah agama ikut dalam program tersebut. “Jika setiap provinsi minimal 100 peserta, kemudian 100 peserta di tingkat pusat, maka total 3.500 penceramah agama,” imbuhnya.

Ia menambahkan, persyaratan peserta tingkat provinsi adalah penceramah perwakilan Ormas Islam dan Lembaga Dakwah tingkat Provinsi. Sementara di tingkat Nasional ialah peserta terbaik utusan dari tiap provinsi, serta perwakilan Ormas Islam atau Lembaga Dakwah tingkat nasional.

Pihaknya juga akan menghadirkan narasumber dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas RI), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan pakar-pakar di bidang IT.

“Untuk menyiarkan keberagamaan yang moderat di tengah modernitas saat ini, diperlukan peningkatan kompetensi penceramah agama. Sehingga materi inti dalam kegiatan ini adalah penguatan moderasi beragama, wawasan kebangsaan, literasi digital, dan strategi dakwah di era digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum diberikan materi penguatan kompetensi, para peserta akan diberikan materi pendukung berupa pre test. Kemudian setelah semua materi disampaikan, peserta akan dievaluasi melalui materi post test.

“Program yang dilakukan sejak 2020 ini telah diikuti 7.851 penceramah dari seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai upaya menghadirkan penceramah moderat yang menguatkan kehidupan umat beragama yang rukun, toleran, dan menyejukkan. Semoga ikhtiar ini bisa berjalan lancar sesuai harapan dan tujuan kita bersama,” pungkasnya.

(Anty)
الوسوم المتعلقة:
#Toleransi#ModerasiBeragama#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua