Susun Jadwal Imsakiyah, Urais Kanwil Kemenag Sulsel Gelar Rapat Koordinasi Multi Stakeholder

Makassar, Bimas Islam -- Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar rapat penyusunan jadwal Imsakiyah bulan Ramadan. Rapat yang dipandu Kabid Urais Wahyudin Hakim ini meliputi agenda pemaparan Badan Hisab Rukyat provinsi Sulawesi Selatan tentang penentuan 1 Ramadhan 1444 di Makassar.
 
"Ijtimak akhir Sya’ban 1444 H/ tanggal 22 Maret 2023 M terjadi pada pukul 01.26.45 WITA. Jadi, tanggal 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada tanggal 23 Maret 2023 hari Kamis. Data tersebut diambil dari buku Ephemeris Hisab Rukyat Kementerian Agama Tahun 2023," papar Kepala Badan Hisab Rukyat Sulsel, di ruang kerja Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel, Rabu (2/3/2023).
 
Kemudian Koordinator Observasi BBMKG Wil IV Makassar mengatakan, mereka telah dua kali melakukan pengamatan dalam menentukan awal Ramadhan 1444 H. Hasilnya adalah ketinggian hilal pada hari Rabu tanggal 22 Maret 2023 berada di 7°33’59” dengan sudut elongasi 8°42’22” sedangkan pada tanggal 20 April 2023 tinggi hilal 1°22’ 25’’ dengan sudut elongasi 2°14’23".
 
Kepala Badan Balai Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Makassar Irwan mengatakan, kolaborasi dan sinergi dengan Kanwil Kemenag Sulsel akan terus dilakukan.
 
"BBMKG Wilayah IV Makassar senantiasa akan berkolaborasi dan bersinergi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan rukyat hilal," ujar Irwan.
 
Sementara itu, perwakilan Ormas Muhammadiyah Alamsyah menyampaikan paparan penerbitan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang hasil hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H.
 
"Dari maklumat tersebut ditetapkan beberapa tanggal penting terkait ibadah umat Islam, khususnya warga atau anggota Muhammadiyah di Indonesia. Penetapan ini berdasarkan hasil hisab wujudul hilal atas posisi bulan penentu awal bulan-bulan hijriyah di Indonesia," tutur Alamsyah.
 
Kabid Urais Wahyudin berharap, kerja sama seluruh Stakeholder terus dilakukan untuk menjaga dan menghormati keputusan Kemenag dalam penentuan awal Ramadhan 1444 H.
 
"Semoga dengan kegiatan ini dapat menjadi solusi permasalahan umat menyikapi perbedaan penentuan awal Ramadhan," pesan Wahyudin.
 
Rapat ini merupakan koordinasi sejumlah stakeholder, seperti perwakilan dari Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV Makassar, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Badan Hisab Rukyah Sulawesi Selatan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Muhamadiyah Provinsi Sulawesi Selatan, serta akademisi dari UIN Alauddin Makassar, UMI Makassar dan UNISMUH Makassar.
الوسوم المتعلقة:
#Ramadan#Imsakiyah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial FN · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua