Tahun 2022, Urais Binsyar Tingkatkan Literasi Keagamaan Digital Untuk Anak-anak dan Milenial

Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag akan meningkatkan literasi keagamaan digital. Pogram peningkatan literasi keagamaan digital yang akan kembali digulirkan tahun 2022 ini menyasar anak-anak dan milenial.

“Jadi kita punya program meningkatkan literasi keagamaan digital bagi anak-anak dan milenial. Nanti kita akan melibatkan sejumlah pihak seperti DKM masjid,” ujar Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Kemenag Abdullah Alkholis di Jakarta, Selasa (4/1).

Alkholis menjelaskan, Urais Binsyar nantinya menyiapkan buku-buku terbitan Ditjen Bimas Islam di masjid-masjid yang memiliki perpustakaan dan telah terdaftar di Sistem Informasi Masjid (Simas).

“Kita akan menyalurkan buku-buku terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag, termasuk nanti buku-buku yang dibutuhkan, sehingga nanti masyarakat di sekitar masjid bisa difasilitasi oleh masjid yang kita distribusikan buku-buku keagamaan,” jelasnya.

Alkholis berharap, peningkatan kapasitas literasi keagamaan digital di masjid akan memberikan edukasi dan informasi yang benar bagi masyarakat. Termasuk edukasi tentang literasi keagamaan dan menjadi rujukan bacaan masyarakat.

“Selama ini kita melihat banyak masyarakat tidak pas menerima informasi terkait keadaan di Indonesia atau tidak pas dengan literatur-literatur keagamaan yang sebenarnya. Ini yang mendorong Urais Binsyar melalui Subdirektorat Kepustakaan Islam hadir di tengah masyarakat,” kata Alkholis.

Ia menambahkan, program peningkatan literasi keagamaan digital ini melibatkan sejumlah mitra Kemenag, baik dari lembaga dan ormas Islam maupun dari lembaga-lembaga pendidikan terkait.

Subkoordinator Pengendalian Mutu Naskah Agama dan Keagamaan Islam Direktorat Urais Binsyar, Nur Rahmawati menambahkan, program peningkatan literasi keagamaan digital sudah dimulai sejak tahun lalu. Saat itu, Urais Binsyar fokus pada tema moderasi beragama.

“Tahun 2022 ini temanya masih seputar moderasi beragama dan sasaran kita adalah anak-anak dan milenial. Kenapa anak-anak dan milenial? Karena kita melihat bahwa literasi keagamaan untuk anak-anak dan milenial masih minim, maka kita mencoba menyiapkan literasi keagamaan yang pas bagi anak-anak dan milenial,” tuturnya.

Seperti halnya tahun 2021 kemarin, Nur Rahmawati mengungkapkan, Urais Binsyar bisa jadi kembali akan menelurkan buku keagamaan. “Nanti untuk temanya kita akan menyesuaikan,” kata Nur Rahmawati.

(Rendi)
الوسوم المتعلقة:
#ModerasiBeragama#InfoMasjid#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua