Tingkatkan Wakaf Produktif, Kemenag Genjot Kompetensi Nazir

Bogor, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag), Tarmizi Tohor menyatakan, jajarannya sedang fokus meningkatkan wakaf produktif. Saat ini kebanyakan tanah wakaf masih digunakan untuk penggunaan makam, musala, dan masjid.

“Hal utama untuk meningkatkan wakaf produktif adalah meningkatkan kemampuan nazir,” katanya saat membuka kegiatan “Project Inkubasi Wakaf Produktif” di Bogor, Jumat (10/9).

Direktur optimis kalau kompetensi nazir tentang pengelolaan wakaf produktif ditingkatkan, aset wakaf akan berkembang dan dapat menarik wakif baru untuk mewakafkan tanahnya menjadi usaha produktif.

“Saat ini masih banyak nazir yang kurang paham kalau dalam Undang-undang Wakaf 41 Tahun 2004 Pasal 12 nazir dibolehkan menerima 10% dari pengelolaan wakaf. Kalau nazir hanya mengolah wakaf menjadi makam, musala, dan masjid, apa yang mau diterima,” ujarnya.

Selain itu, Direktur menyatakan, wakaf produktif merupakan salah satu indikator kinerja Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimas Islam 2020-2024 bidang wakaf.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Subdirektorat Edukasi, Inovasi, dan Kerjasama Zakat dan Wakaf diikuti 20 peserta dari unsur Badan Amil Zakat (Baznas), Forum Wakaf Produktif, dan pejabat terkait di lingkungan kerja Ditjen Bimas Islam. Acara digelar dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#InfoMasjid#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua