Wamenag Apresiasi Rencana Pembangunan Rumah Sehat BAZNAS di Masjid Istiqlal

Jakarta, Bimas Islam --- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengapresiasi rencana pembangunan Rumah Sehat BAZNAS di Masjid Istiqlal. Menurutnya, langkah tersebut sebagai langkah nyata menjadikan rumah ibadah tidak hanya pusat keagamaan, tetapi juga pusat layanan kesehatan.

"Masjid Istiqlal adalah lambang moderasi beragama, semoga langkah kita hari ini memacu masjid-masjid yang lain untuk bertransformasi menuju arah yang lebih baik," ujar Zainut usai mengikuti Peletakkan Batu Pertama Rumah Sehat BAZNAS di Plasa Al-Jabbar Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (29/4).

Hadirnya Rumah Sehat BAZNAS, lanjut Zainut, merupakan langkah strategis memperluas fungsi masjid. "Dengan kapasitas jemaah yang besar, Masjid Istiqlal sangat membutuhkan layanan kesehatan yang representatif. Layanan kesehatan ini tentunya akan semakin memperkuat peran Masjid Istiqlal dalam pelayanan keumatan," jelasnya.

Zainut menerangkan, fungsi masjid yang beragam merupakan perintah agama. Dia mencontohkan metode Rasulullah yang menjadikan masjid di Kota Madinah sebagai pusat kajian pendidikan dan ekonomi.

"Hari ini kita tengah berupaya memperluas fungsi masjid. Fungsi pendidikan, ekonomi, termasuk di dalamnya layanan kesehatan sangat mungkin dikembangkan di seluruh masjid yang ada di Indonesia," jelas mantan Wakil Ketua Umum MUI ini.

Dia menambahkan, Kementerian Agama telah memasukan kebijakan terkait peningkatan peran dan fungsi masjid ke dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Agama 2020-2024.

"Kementerian Agama ingin menjadikan masjid menjadi tempat yang ramah dan nyaman. Ini menjadi salah satu target kita dalam lima tahun. Hal ini tak lain didasari keadaran bahwa masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan, juga memiliki peran di bidang lain, termasuk kesehatan," urainya.

Senada dengan Wamenag, Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Nasaruddin Umar mengatakan, Masjid Istiqlal perlu melakukan beberapa penyegaran dan penyempurnaan sebagai salah satu destinasi Presidensi G-20 pada akhir 2022 mendatang.

"Masjid Istiqlal memerlukan layanan medis yang representatif untuk penyempurnaan fungsi dari masjid yang selama ini tidak hanya digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan," katanya.

Sementara Ketua BAZNAS, Noor Achmad menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan pembangunan Rumah Sehat BAZNAS di Masjid Istiqlal. Dia mengatakan bahwa upaya tersebut sebagai bentuk penyempurnaan pelayanaan kepada masyarakat.

"Rumah Sehat BAZNAS ini diperkirakan akan rampung dibangun pada Oktober 2022 mendatang, tepat sebelum Presidensi G-20, sehingga bisa menjadi penyempurna destinasi di Masjid Istiqlal yang merupakan ikon moderasi beragama," tambahnya.

(Rendi)
الوسوم المتعلقة:
#ModerasiBeragama#InfoMasjid#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua