Wujudkan Masyarakat Moderat dan Toleran, Kemenag Siapkan 1.000 Kampung Moderasi Beragama

Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag tengah mematangkan persiapan 1.000 Kampung Moderasi Beragama. Program yang akan dikebut pada 2023 merupakan upaya mengamalkan praktik Moderasi Beragama di tengah masyarakat.

Persiapan dimulai dengan Penyusunan Petunjuk Teknis Pembentukan Kampung Moderasi Beragama Binaan Penyuluh Agama Islam. Hadir, perwakilan seluruh Direktorat di Ditjen Bimas Islam, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Persatuan Kerukunan Umat Beragama (PKUB) ini dihelat pada Kamis-Sabtu (26-28/1/23).

"Kampung Moderasi Beragaama akan menjadi salah satu instrumen kita dalam mewujudkan masyarakat yang moderat, toleran, dan menghargai perbedaan. Kekayaan perbedaan yang dimiliki bangsa ini harus dirawat dengan baik," ungkap Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi dalam sambutannya di Jakarta, Jumat (27/1/23) siang.

Selain aspek kerukunan antar-umat beragama, Kampung Moderasi Beragama juga akan dijadikan sarana memajukan ekonomi masyarakat. Keterlibatan BAZNAS, LAZ, dan filantropi Islam sangat dibutuhkan dalam mewujudkan tujuan ini.

"Masyarakat harus sejahtera. Mustahik akan terus dibantu sehingga menjadi muzaki. Kita juga akan bersinergi dengan program Kampung Zakat yang sudah dilaksanakan Direktorat Pemberdayaan Zakat Wakaf, BAZNAS, dan Pemda setempat," sambungnya.

Kampung Moderasi Beragama ini, sambung Zayadi, akan diorganisir oleh Penyuluh Agama Islam yang rutin memberikan bimbingan dan penyuluhan di tingkat kecamatan. Sebagai tahap awal, akan dipilih 2 Kampung Moderasi Beragama pada tiap kabupaten/kota di 514 lokasi.

Kasubdit Penyuluh Agama Islam, Amirullah menambahkan, Kampung Moderasi Beragama merupakan upaya sosialisasi paham moderat dan toleran kepada masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi wahana dakwah bagi Penyuluh Agama Islam yang berjumlah 50.000 di seluruh Indonesia.

"Selama dua tahun terakhir Kemenag memberikan penguatan wawasan kebangsaan dan Moderasi Beragama kepada Penyuluh Agama Islam. Dengan Kampung Moderasi Beragama ini diharapkan Penyuluh semakin bersemangat menyosialisasikan dan mewujudkan paham moderat di tengah masyarakat yang plural," tegas pria yang akrab disapa Bang Amir ini.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#Toleransi#ModerasiBeragama#KerukunanUmat#Zakat#Wakaf#PenyuluhAgama#BimasIslam

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua