Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Cegah Kawin Anak, Kemenag Siapkan Ratusan Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama terus berusaha mencegah kawin anak yang merebak di tengah masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan Kemenag dengan mencetak fasiliator bimbingan untuk remaja usia sekolah.

"Tujuan akhir dari Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) adalah tidak adanya perkawinan anak. Kita tidak ingin, kita tidak kehendaki ada anak-anak yang punya anak karena menikah," ungkap Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, M. Adib di Jakarta, Kamis (17/3/22).

Pria yang akrab disapa Gus Adib ini mengajak 110 peserta yang merupakan Penghulu dan Penyuluh Agama Islam dari KUA Revitalisasi terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan kawin anak.

"Sepulang dari Bimtek, ayo sebarkan ke masyarakat agar mereka tidak rela menikahkan anak-anaknya yang belum siap. Jika kawin anak marak, bisa jadi bonus demografi akan menjadi beban demografi," tambahnya.

Dalam bimtek yang dilaksanakan di Jakarta, Selasa-Jumat, 15-18 Maret 2022 ini, para narasumber akan memberikan serangkaian wawasan, pengetahuan sekaligus keterampilan dalam memotivasi remaja usia sekolah. Motivasi yang diberikan seputar jati diri dan karakter Qur'ani agar remaja memiliki masa depan cerah.

"Peserta Bimtek akan dibekali keterampilan, bukan hanya wawasan dan pengetahuan. Fasilitator akan diajar sehingga terampil dalam memberikan motivasi kepada anak-anak usia sekolah agar berprestasi, tuntas sekolah, tidak sibuk memikirkan nikah," tegasnya.

Bimbingan remaja usia sekolah ini, tambah Gus Adib, juga merupakan ikhtiar menyelesaikan persoalan bangsa dengan membentuk ketahanan keluarga. Katanya, pembentukan ketahanan keluarga efektif dilaksanakan dengan bimbingan dari hulu.

"Ini ikhtiar kita untuk menuntaskan problem bangsa dari hulu. Kita tuntaskan dari hulu agar anak kita tuntas wajib belajar 12 tahun, syukur-syukur melanjutkan pendidikan tinggi. Kita matangkan mental dan fisik serta kemampuan anak-anak agar sanggup memikul beban rumah tangga kelak setelah tiba waktunya," terangnya.

"Masa depan bangsa dipertaruhkan. Kita mulai dari hulu melalui Bimbingan Remaja Usia Sekolah. Kalau ini gak beres, maka hal besar lainnya akan rusak. Terus berikan bimbingan agar anak-anak kita mampu memahami dan menumbuhkan karakter," pungkas Gus Adib.

(Pirman)

Photographer: Shandry F. N.
Related Hashtags:
#39#InfoNikah#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua