Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Ditzawa Harap Program Inkubasi Jadi Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Wakaf

Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama melalui Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati berharap program Inkubasi Wakaf Produktif yang digulirkannya menjadi pemberdayaan ekonomi umat berbasis wakaf.

“Semoga bantuan Inkubasi Wakaf Produktif bisa menjadi solusi untuk pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat sekitar penerima manfaat,” katanya saat dihubungi tim pemberitaan Bimas Islam, Selasa (04/01).

Wida mengatakan, program Inkubasi Wakaf Produktif adalah program yang ditujukan memberdayakan tanah wakaf yang memiliki potensi untuk dioptimalkan dan dikembangkan agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Tanah wakaf yang memiliki potensi dan lokasinya strategis dapat dikembangkan potensinya pada bidang pertanian, peternakan, perikanan, tambak, hutan, dan usaha mikro dagang,“ tuturnya.

Selain itu, Wida menyatakan, pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf dapat eksis di masyarakat. Karena, selama ini masyarakat hanya mengetahui tanah wakaf digunakan sebatas untuk pemakaman, sekolahan, dan masjid.

“Masyarakat perlu diedukasi dan langsung diberikan contoh program yang berjalan,” ujarnya.

Wida mencontohkan, salah satu penerima manfaat di Cirebon, Jawa Barat, mendirikan minimarket di tanah wakaf masjid. Hal ini sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf melalui masjid.

Sebagai informasi, dalam pelaksanaannya setiap nazir di 12 lokasi akan mendapat bantuan sebesar 100 juta rupiah, serta mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Wakaf Produktif (FWP), Dompet Dhuafa (DD), Rumah Wakaf, Wakaf Al-Azhar, Daarut Tauhid, Sinergi Foundation, PPPA Daarul Qur’an, Wakaf Hidayatullah, dan Cinta Wakaf.

Keduabelas nazir penerima adalah Yayasan Darul Amal, Bengkulu; Yayasan Asy-Syifa, Kalimantan Timur; Yayasan Darul Muttagien Medari, Yogyakarta; Yayasan Muhammadiyah, Gorontalo; Ponpes Al Muhajirin, Kalimantan Barat; Yayasan Hasanka, Kalimantan Tengah; BWI Perwakilan Pekanbaru, Pekanbaru; Ponpes Riyadlul Muta’allimi, Cilacap, Jawa Tengah; Dompet Dhuafa, Serang, Banten; Yayasan Lembaga Bina Anak Soleh, Ciamis, Jawa Barat; Ponpes Al Mubtadi-len Bahrul Ulu, Jawa Timur; dan Masjid Al-Amin, Cirebon, Jawa Barat.

(Tommy)
Related Hashtags:
#Zakat#Wakaf#InfoMasjid#EkonomiUmat#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua