Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Halal Bihalal FKPAI, Kakanwil DIY Ajak Penyuluh Lawan Hoaks di Media Sosial

Bantul, Bimas Islam --- Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) Indonesia menggelar Halal Bihalal Virtual. Kegiatan ini dihadiri FKPAI seluruh Indonesia dan dipandu oleh penyuluh Non-PNS KUA Sewon, Rustam Nawawi.

Hadir sebagai narasumber, yaitu Kakanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan, Plt. Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, Nur Rokhman, Kasi Pengembangan PAI Ditjen Bimas Islam, Amirullah, dan Penyuluh Agama Islam Non PNS Kabupaten Tegal, K. Misbahudin.

Kakanwil Kemenag DIY, Edhi Gunawan, mengapresiasi Halal Bihalal Virtual FKPAI Indonesia yang diikuti Penyuluh Non PNS dan Penyuluh Fungsional ini. “Saya secara pribadi dan selaku Kakanwil Kemenag DIY termasuk Kakanwil Provinsi lainnya tentunya apresiasi atas terselenggaranya Halal Bihalal Virtual se-Indonesia ini," ujarnya, Jumat (11/06/2021).

"Belum lama ini Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas yang akrap disapa Gus Menteri mengeluarkan KMA (Keputusan Menteri Agama) Nomor 660 Tahun 2021 ini diambil karena kondisi pandemi Covid-19, karena ini menyangkut keselamatan jiwa dan sudah ada berita resminya. Namun, banyak berita hoaks yang beredar,' ungkapnya.

“Pasca Pencanangan Revitalisasi Layanan KUA oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas pada akhir Mei lalu, termasuk KUA Kecamatan Sewon Kab, Bantul Daerah Istemewa Yogyakarta jadi pilot proyek bersama lima KUA lainnya," imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Kakanwil, peran penyuluh sebagai garda depan Kementerian Agama dapat diharapkan dapat memberikan info atau berita yang adem dan mencerdaskan masyarakat mengingat masih banyak berita hoaks.

Sedangkan Nur Rokhman, dalam sambutannya, meminjam istilah Kakanwil Edhi, "Menjadi Penyuluh Solutif'. Ia mencontohkan, seperti turut memberikan pencerahan kepada warga yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) dan sebagi abdi negera penyuluh juga meluruskan adanya komentar di media sosial yang tidak mendidik.

Sementara itu, Amirullah mengajak para penyuluh agama Islam terdiri dari 5.000 fungsional dan 45.000 Non PNS untuk bersama-sama lawan hoaks di media sosial dengan menyajikan konten-konten kreatif, inovatif dan damai serta menyebarkan berita resmi pemerintah.

”Selian itu, yakinlah kalau para penyuluh agama Indonesia seluruh Indonesia ini terus berkhitmat untuk negara dan masyarakat, insyaAllah kesejahteraan itu akan mengikutinya, hal ini juga sedang kita ikhtiarkan dan penyuluh agama akan dibuatkan wadah organisasi untuk penyuluh agama,” tandasnya.

(bantul.kemenag.go.id)
Related Hashtags:
#39#KUA#PenyuluhAgama#ProdukHalal#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua